Selamat Datang di Website Desa Pematang Rahim

Artikel

Survey PISA : Anak Indonesia Tak Pandai Membaca, Rentan Kena Hoaks

05 Desember 2019  ABDUL KADIR , S.I P  1.084 Kali Dibaca  Berita Desa

Survey PISA : Anak Indonesia Tak Pandai Membaca, Rentan Kena Hoaks

[KBR|Warita Desa] Rata-rata anak Indonesia tak pandai membaca. Hal itu terungkap dalam laporan survei pendidikan Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 yang dirilis Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), Selasa (3/12/2019).

Menurut laporan tersebut, kemampuan membaca pelajar Indonesia umumnya masih berada di level dasar, yakni di level 1 dari 6.

"Pembaca di level 1 bisa memahami arti harfiah dari kalimat-kalimat pendek, bisa memahami tema tulisan yang topiknya familiar dengan mereka," jelas laporan PISA.

Apabila dibandingkan secara global, kemampuan membaca anak Indonesia juga berada di peringkat 'bontot', yakni rangking ke-72 dari 77 negara.

"Pelajar di Kolumbia, Mesir, Indonesia, Montenegro, dan Maroko bisa memahami bacaan dari sumber tunggal, tapi cenderung lemah memahami bacaan dari banyak sumber (multiple-source reading)," jelas laporan PISA.

 

Baca juga : PLN : Pengguna Listrik Tenaga Surya Naik 181 Persen


Lemah Membaca = Rentan Kena Hoaks

Laporan PISA menegaskan bahwa kemampuan membaca penting bagi anak. Dengan membaca, anak bisa memahami lingkungan sekitarnya, serta mampu menguasai berbagai ilmu pengetahuan.

Namun, bila tidak diasah dengan baik, kegiatan membaca bisa menyesatkan alih-alih mencerdaskan. Apalagi di era digital, ketika begitu banyak hoaks membanjiri internet.

Hal itu dijelaskan ahli statistik OECD Andrea Schleicher dalam laporan PISA 2018 Insights and Interpretations yang dirilis Selasa (3/12/2019).

"Dulu, pelajar mendapat penjelasan dari buku-buku resmi pemerintah, dan mereka bisa percaya itu sebagai satu-satunya sumber yang benar. Tapi sekarang, pelajar bisa menemukan jutaan penjelasan berbeda (di internet)," tulis Andrea dalam laporannya.

"Internet sudah menciptakan ruang yang sangat luas untuk penyebaran berita-berita palsu, yang bisa membentuk opini publik dan pilihan politik. Pernyataan yang 'meyakinkan' bisa dianggap sebagai kebenaran sekalipun tak punya basis fakta," jelas Andrea.

"Sekarang ini pelajar harus mampu menentukan sendiri penjelasan mana yang benar, mana yang salah, mana yang baik, mana yang buruk," jelasnya lagi.

Untuk mengatasi masalah itu, Andrea bersama OECD mendorong negara-negara supaya membuat kebijakan pendidikan yang membangun daya kritis pelajar.

"Pelajar harus mampu membaca teks yang rumit, membedakan mana informasi kredibel dan mana yang tak bisa dipercaya, membedakan fakta dan fiksi, serta berusaha mengembangkan lagi pengetahuan yang ada sekarang," tegas Andrea.

Oleh : Adi Ahdiat
Editor: Sindu Dharmawan
Redaktur : Abdul Kadir

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Aparatur Desa Pematang Rahim

Back Next

 Jam kerja Aparatur Desa Pematang Rahim

  • Hari Mulai Selesai
    Senin 08:00:00 16:00:00
    Selasa 08:00:00 16:00:00
    Rabu 08:00:00 16:00:00
    Kamis 08:00:00 16:00:00
    Jumat 08:00:00 16:00:00
    Sabtu Libur
    Minggu Libur

 Peta Wilayah Desa

 Agenda

Belum ada agenda

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jln. Lintas Muara Sabak RT.05 Dusun Simpang Kiri
Desa : Pematang Rahim
Kecamatan : Mendahara Ulu
Kabupaten : Tanjung Jabung Timur
Kodepos : 36766
Telepon : 08117432444
Email : admin@pematangrahim.desa.id

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 2,221
    Kemarin : 2,275
    Total Pengunjung : 892,666
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 3.145.105.194
    Browser : Mozilla 5.0

 Arsip Artikel

14 Oktober 2019 | 26.598 Kali
SEJARAH KARANG TARUNA NASIONAL
26 Agustus 2016 | 11.348 Kali
SEJARAH SINGKAT DESA PEMATANG RAHIM
03 November 2018 | 10.255 Kali
Struktur Aparatur Pemerintah Desa
29 Juli 2013 | 10.245 Kali
Profil Desa
01 Mei 2013 | 10.150 Kali
Visi dan Misi Desa Pematang Rahim
24 Agustus 2016 | 10.080 Kali
Data Desa
24 Juni 2019 | 3.618 Kali
Peran Pemerintah Desa dalam Kegiatan Konvergensi pencegahan Stunting

 JAM KERJA

  • Hari Mulai Selesai
    Senin 08:00:00 16:00:00
    Selasa 08:00:00 16:00:00
    Rabu 08:00:00 16:00:00
    Kamis 08:00:00 16:00:00
    Jumat 08:00:00 16:00:00
    Sabtu Libur
    Minggu Libur

 Jam Kerja

  • Hari Mulai Selesai
    Senin 08:00:00 16:00:00
    Selasa 08:00:00 16:00:00
    Rabu 08:00:00 16:00:00
    Kamis 08:00:00 16:00:00
    Jumat 08:00:00 16:00:00
    Sabtu Libur
    Minggu Libur