You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Pematang Rahim
Logo Desa Pematang Rahim
Desa Pematang Rahim

Kec. Mendahara Ulu, Kab. Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

Selamat Datang di Website Desa Pematang Rahim

Suara Kita Tentang Perubahan Iklim (Lomba Blog Perubahan Iklim)

ABDUL KADIR , S.I P 21 Agustus 2020 Dibaca 1.281 Kali
Suara Kita Tentang Perubahan Iklim (Lomba Blog Perubahan Iklim)

Suara Kita Tentang Perubahan Iklim

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Kerusakan lingkungan hidup di Indonesia semakin hari kian parah. Penyebab terjadinya kerusakan alam dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu akibat peristiwa alam dan akibat ulah manusia.

Kerusakan ini umumnya disebabkan oleh aktifitas manusia yang tidak ramah lingkungan seperti perusakan hutan, pertambangan, pencemaran udara, air, dan tanah. Beberapa pihak menilai bumi mengalami pemulihan di tengah pandemi. Karena wabah Covid-19, sejumlah eksploitasi alam terhenti. Namun ini tidak berjalan lama, perlu dilakukan upaya menjaga lingkungan setiap saat.

Aktivis lingkungan greta thunberg menyatakan bahwa "Sekecil apapun perbuatan kita maka akan mempengaruhi dua hal menyelamatkan bumi atau merusak bumi"

Lantas sudahkah kita semua bergerak menyelamatkan bumi ini dari ancaman kerusakan alam serta perubahan iklim? Dan cerita apa yang sudah kita lakukan agar bumi Indonesia terbebas dari ancaman kerusakan lingkungan?

SEGERA di #RuangPublikKBR serial #PerubahanIKlim, kami ngobrol bareng: 

Pegiat Lingkungan dan Perlindungan Satwa, dan juga seorang Model, @DavinaVeronica yang keluar masuk #hutan demi melindungi orangutan.

Dari Alun Utara Bengkulu, ada Zul Karnedi, yang dulu pemburu telur penyu kini malah berbalik menjadi penyelamat dan pelestari penyu.

Ada juga seorang Blogger yang tinggal di Yogyakarta, @Siti_Hairul yang menggalakkan pemakaian Menstrual Cup dan menyerukan agar kaum perempuan hentikan pemakaian pembalut sekali pakai. Menurutnya, pembalut sekali pakai tidak bisa diolah dan hanya jadi timbunan sampah.

Tak hanya Siti Hairul, blogger lainnya yang juga Ketua Umum Pusat @Ibu Ibu DoyanNulis @Widyanti Yuliandari berbagi cerita bagaimana ia tertarik menuliskan ide-ide soal pelestarian lingkungan di blognya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Strategi Konservasi Indonesia, Mubariq Ahmad berbagi dampak soal perubahan iklim. Apa saja dampaknya?

Nah, Anda bisa mendengarkan obrolannya di radio jariangan KBR di nusantara. Di Jakarta via Radio MSTRI 104,2 FM. Streaming KBR.id

Obrolan ini bisa menjadi bahan inspirasi dan memperkaya tulisan Anda dalam Lomba Blog "Perubahan Iklim" edisi 'Cerita Kita Tentang Perubahan Iklim"

Apa cerita Anda tentang perubahan iklim? Apa yang sudah dan sedang Anda lakukan?
Mari tuangkan ke dalam tulisan di lomba blog yang kami hadirkan.

Ketentuan lomba: http://bit.ly/LombaBlogPerubahanIklim

Kami akan memilih 3 (tiga) pemenang per episode untuk mendapatkan hadiah uang tunai
Juara 1 Rp 800.000
Juara 2 Rp 400.000
Juara 3 Rp 300.000

Di akhir babak, ada grand prize untuk menentukan Juara 1, 2 dan 3:
Juara 1: Rp 3.500.000
Juara 2: Rp 2.500.000
Juara 3: Rp 1.500.000

Lomba blog #PerubahanIklimKBR ini didukung Earth Journalism Network dari Internews

Kami tunggu tulisan Anda ya!


Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.337.320.740,00 Rp 2.784.688.707,00
48.02%
Belanja
Rp 808.448.925,00 Rp 2.764.183.491,00
29.25%
Pembiayaan
Rp -20.505.216,00 Rp -20.505.216,00
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Dana Desa
Rp 735.112.200,00 Rp 1.225.187.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 28.980.356,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 572.208.540,00 Rp 1.430.521.351,00
40%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 30.000.000,00 Rp 100.000.000,00
30%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 399.006.478,00 Rp 1.132.332.873,00
35.24%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 164.702.447,00 Rp 743.393.000,00
22.16%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 118.965.000,00 Rp 650.082.618,00
18.3%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 39.375.000,00 Rp 65.575.000,00
60.05%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 86.400.000,00 Rp 172.800.000,00
50%