You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Pematang Rahim
Logo Desa Pematang Rahim
Desa Pematang Rahim

Kec. Mendahara Ulu, Kab. Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

Selamat Datang di Website Desa Pematang Rahim

Terdampak Pandemi, Kemenkop Siapkan Pinjaman Lunak Untuk UKM

ABDUL KADIR , S.I P 14 Juli 2020 Dibaca 1.553 Kali
Terdampak Pandemi, Kemenkop Siapkan Pinjaman Lunak Untuk UKM

Terdampak Pandemi, Kemenkop Siapkan Pinjaman Lunak Untuk UKM

[KBR|Warita Desa] Jakarta |Kementerian Koperasi dan UKM memprioritaskan bantuan pembiayaan bagi usaha Kecil, Menengah yang mengalami krisis karena terdampak pandemi. 

Saat berbincang di Program Ruang Publik KBR, Senin (13/7/2020) Menteri Teten Masduki mendorong sebagian pengusaha mikro ini bisa menjadi target  program jaminan sosial.

"Yang kedua, yang punya masalah dengan keuangan akan didorong program relaksasi.  Yaitu relaksasi pinjaman, pajak dihapuskan dan juga subsidi cicilan bunga dan juga didorong pembiayaan program baru." kata Teten.

Ia menambahkan pemerintah menyiapkan  pinjaman baru sejumlah hingga Rp100 triliun bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Pinjaman usaha itu, menurut Teten, berbunga rendah. 

Baca juga : Tema dan Logo Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020

Bantuan Modal

Presiden Joko Widodo menyalurkan bantuan modal kerja kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang terdampak pandemi Covid-19. 

Jokowi mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan kepada 12 juta pelaku UMK. 

Dana bantuan modal yang dikucurkan pemerintah kepada pelaku UMK sebesar Rp28,8 triliun.

"Ini bantuan modal kerja ini memang isinya tidak banyak, Rp2,4 juta. Tolong diterima, digunakan semuanya untuk tambahan modal kerja Bapak Ibu semuanya. Ini kita mulai dan kita harapkan nanti jutaan pedagang kecil yang akan kita berikan ini. Ini adalah yang pertama kali," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020).

Sebagai tahap awal, Jokowi langsung membagikan bantuan tersebut kepada beberapa pelaku UMK di Kompleks Istana Kepresidenan. 

Jokowi menyebut, pendapatan usaha pelaku UMK anjlok akibat pandemi Covid-19.

Oleh : Ronny Sitanggang, Rezky Novianto
Editor: Agus Lukman
Redaktur : Abdul Kadir

Baca juga : Ini Syarat Sekolah Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka di Wilayah Zona Hijau

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.337.320.740,00 Rp 2.784.688.707,00
48.02%
Belanja
Rp 808.448.925,00 Rp 2.764.183.491,00
29.25%
Pembiayaan
Rp -20.505.216,00 Rp -20.505.216,00
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Dana Desa
Rp 735.112.200,00 Rp 1.225.187.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 28.980.356,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 572.208.540,00 Rp 1.430.521.351,00
40%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 30.000.000,00 Rp 100.000.000,00
30%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 399.006.478,00 Rp 1.132.332.873,00
35.24%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 164.702.447,00 Rp 743.393.000,00
22.16%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 118.965.000,00 Rp 650.082.618,00
18.3%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 39.375.000,00 Rp 65.575.000,00
60.05%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 86.400.000,00 Rp 172.800.000,00
50%